

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada November mendatang akan pension. Dan dua calon kuat penggantinya adalah KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono. Berdasarkan informasi yang beredar nama Andika Perkasa dikabarkan menguat dalam bursa calon TNI. Menantu eks Kepala Bada Intelijen Negara Hendropriyono itu akan segera diajukan Presiden Joko Widodo ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Jenderal Andika Perkasa dikenal sebagai jenderal yang dekat dengan anak buahnya. Jenderal bintang empat ini sekarang sedang memangku jabatan yang sangat strategis. Ia memegang jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) atau jadi orang nomor satu di Angkatan Darat. Dan bukan hal yang tidak mungkin, setelah ini Jenderal Andika akan naik menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Apalagi namanya sering disebut sebagai calon kuat nomor satu di TNI.
KSAD Jenderal Andika Perkasa lahir di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 21 Desember 1964. Sejak lulus dari SMA, Jenderal Andika meneruskan pendidikan di AKMIL hingga lulus pada tahun 1987. Dan pada 22 November 2018, Jenderak Andika Perkasa resmi menjabat sebagai orang nomor satu di TNI AD.
Jenderal Andika Perkasa adalah prajurit khusus, dibesarkan di Korps Baret Merh. Di Korps satuan elit TNI AD inilah mulai merintis karir militernya. Di Korps Barat Merah, Jenderal Andika Perkasa menduduki beberapa posisi. Setelah lulus Akmil pada tahun, Jenderal andika Perkasa langsung masuk Kopassus. Dan jabatan pertama yang dipegangnya adalah sebagai Komandan Peleton Grup 2/Para Komando, Kopassus. Lalu menjabat Komandan Unit 3, Grup 2/Para Komando, Kopassus.
Pada tahun 1991 Jenderal Andika Perkasa menjabat Komandan Subtim 2, Sat Gultor 81, Kopassus. Dan masih di Kopassus pada tahun 1995, ia dipercaya menjadi Komandan Tim 3, Sat Gultor 81, Kopassus. Setelah itu menjadi Komandan Resimen 62, Yon 21 Grup 2/Para Komando, Kopassus yang dipegangnya mulai tahun 1997. Setahun berikutnya, ia menjadi Pama Kopassus. Kemudian menjadi Pamen Kopassus. Pada tahun 2002, ia kembali ditarik ke Kopassus setelah bertugas di luar Korps Baret Merah. Di Kopassus, Jenderal Andika ditujuk memangku jabatan sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 32/Apta Sandhi Prayuda Utama Grup 3/ Sandhi Yudha, Kopassus dengan pangkat Letnan Kolonel.
Sepanjang kariernya Jenderal Andika Perkasa lebih banyak bertugas di Komando Pasukan khusus pernah bertugas di Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD serta menjadi sekretaris pribadi Kepala Staf Umum TNI. Andika juga pernah menjadi Komandan Rindam Jaya hingga Danrem 023/Kawal Samudera, Sibolga, Sumatera Utara.
Seperti halnya Panglima TNI sekarang, calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga memiliki kebersamaan yang cukup panjang dengan Presiden Jokowi. Dapat dikatakan Jenderal Andika Perkasa tumbuh bersama dengan Presiden Jokowi di istana, ketika jenderal Andika Perkasa ditunjuk sebagai Komandan Paspampres, tidak lama setelah Jokowi dilantik sebagai Presiden(periode pertama).
Pentingnya Otoritas Domain dalam Strategi Link Building 2026
29 Des 2025 | 311
Dalam ekosistem SEO modern, otoritas domain menjadi salah satu indikator utama yang digunakan mesin pencari untuk menilai kredibilitas sebuah website. Memasuki tahun 2026, Google semakin ...
Tes Online Kepribadian Berdasarkan Gambar: Pilihanmu Ungkap Sifatmu
18 Maret 2025 | 518
Terdapat banyak cara untuk memahami diri sendiri, dan salah satu metode yang semakin populer adalah melalui Tes Online Kepribadian Gambar. Dengan memanfaatkan aspek psikologi visual, tes ...
7 Mei 2026 | 219
Retensi penonton menjadi salah satu faktor paling penting dalam menentukan keberhasilan sebuah konten di media sosial modern. Banyak kreator, pelaku bisnis, dan personal brand fokus pada ...
Kelebihan Situs dlhkabkarawang.org: Mendukung Usaha Pelestarian Lingkungan Kabupaten Karawang
6 Nov 2025 | 411
Pada era digital seperti sekarang, keberadaan situs resmi instansi pemerintahan tidak sekadar sebagai portal informasi, tapi juga sebagai alat strategis dalam pelestarian lingkungan. Situs ...
Masih Ribet Bikin Website? Ini Alasan Banyak Orang Beralih ke AI Sekarang Juga
16 Jan 2026 | 203
Di era digital yang bergerak cepat, memiliki website bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan utama bagi individu, pelaku usaha, hingga institusi pendidikan. Namun, anggapan bahwa ...
Brand Equity Menjadikan Pelanggan Fanatik Terhadap Merk
22 Jul 2024 | 597
Brand equity atau ekuitas merek adalah nilai tambah atau keunggulan yang dimiliki oleh sebuah merek. Hal ini mencakup persepsi konsumen terhadap kualitas, keunggulan, dan citra merek ...