MU
maklumat kapolri

Pernyataan Sikap Komunitas Pers Minta Kapolri Cabut Pasal 2d dalam Maklumatnya

2 Jan 2021
485x
Ditulis oleh : FDT

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan maklumat Nomor: Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan Front Pembela Islam (FPI), yang ditandatangani 1 Januari 2021. Polri beralasan, maklumat ini untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan serta keselamatan masyarakat pasca dikeluarkan keputusan bersama tentang larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan FPI.

Kegiatan FPI dilarang berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Jaksa Agung RI, Kepala Kepolisian Negara RI dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nomor: 220- 4780 Tahun 2020; M.HH 14.HH.05.05 Tahun 2020; 690 Tahun 2020; 264 Tahun 2020; KB/3/XII/2020; 320 Tahun 2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI.

Ada empat hal yang disampaikan dalam maklumat itu, yang salah satunya tak sejalan dengan semangat demokrasi yang menghormati kebebasan memperoleh informasi dan juga bisa mengancam jurnalis dan media yang tugas utamanya adalah mencari informasi dan menyebarluaskannya kepada publik. Salah satu isi maklumatnya, tepatnya di Pasal 2d, yang isinya menyatakan: "Masyarakat tidak mengakses, mengunggah, dan menyebarluaskan konten terkait FPI baik melalui website maupun media sosial.

Menyikapi Maklumat di pasal 2d tersebut, kami menyatakan sikap:

1. Maklumat Kapolri dalam Pasal 2d itu berlebihan dan tidak sejalan dengan semangat kita sebagai negara demokrasi yang menghargai hak masyarakat untuk memperoleh dan menyebarkan informasi. Soal ini tertuang jelas dalam Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan, “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”. 
2. Maklumat ini mengancam tugas jurnalis dan media, yang karena profesinya melakukan fungsi mencari dan menyebarkan informasi kepada publik, termasuk soal FPI. Hak wartawan untuk mencari informasi itu diatur dalam Pasal 4 Undang Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers yang isinya menyatakan, "(3) Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi." Isi maklumat itu, yang akan memproses siapa saja yang menyebarkan informasi tentang FPI, juga bisa dikategorikan sebagai "pelarangan penyiaran", yang itu bertentangan dengan pasal 4 ayat 2 Undang Undang Pers. 
3. Mendesak Kapolri mencabut pasal 2d dari Maklumat itu karena mengandung ketentuan yang tak sejalan dengan prinsip negara demokrasi, tak senafas dengan UUD 1945 dan bertentangan dengan Undang Undang Pers.
4. Menghimbau pers nasional untuk terus memberitakan pelbagai hal yang menyangkut kepentingan publik seperti yang sudah diamanatkan oleh Undang Undang Pers. 

Jakarta, 1 Januari 2021

Abdul Manan, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia

Atal S. Depari, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat

Hendriana Yadi, Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)

Hendra Eka, Sekjen Pewarta Foto Indonesia (PFI)

Kemal E. Gani, Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred)

Wenseslaus Manggut, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

Baca Juga:
Inilah Ucapan yang Dilarang Terucap Saat Marahi Anak

Inilah Ucapan yang Dilarang Terucap Saat Marahi Anak

Tips      

10 Maret 2020 | 640


Sebagai orangtua kita tentu mengharapakn yang terbaik untuk sang buah hati. Semampunya, kita akan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi sang anak termasuk didikan yang kita berikan ...

Rahasia Kecantikan Alami Tanpa Perawatan Mahal

Rahasia Kecantikan Alami Tanpa Perawatan Mahal

Kecantikan      

14 Nov 2018 | 1154


Pastinya setiap wanita ingin selalu tampil dan terlihat cantik. Demi mendapatkan kecantikan, banyak wanita yang rela mengeluarkan dana berlebihan untuk tampil cantik seperti membeli produk ...

Tenaga Medis Difasilitasi Akomodasi, SOP yang Dijalankan Sesuai Standar WHO

Tenaga Medis Difasilitasi Akomodasi, SOP yang Dijalankan Sesuai Standar WHO

Pariwisata      

29 Maret 2020 | 687


Industri pariwisata saat ini tengah lesu ditengah wabah virus Corona. Banyak hotel yang akhirnya tutup untuk sementara waktu. Namun, Kemenparekraf berfikir untuk tetap mengoptimalkan peran ...

Manfaat Minum Minyak Zaitun Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Minum Minyak Zaitun Bagi Kesehatan Tubuh

Obat Herbal      

25 Sep 2019 | 676


Manfaat Minum Minyak Zaitun untuk Kesehatan - Mungkin banyak dari kita yang sudah tidak  asing lagi dengan minyak zaitun. Minyak yang juga dikenal dengan nama olive oil ini merupakan ...

Selain Efisien Inilah 4 Keuntungan Sewa Bus Pariwisata Untuk Liburan Bersama Rombongan

Selain Efisien Inilah 4 Keuntungan Sewa Bus Pariwisata Untuk Liburan Bersama Rombongan

Pariwisata      

29 Maret 2022 | 170


Berlibur bersama keluarga, teman atau rekan kerja adalah waktu yang ditunggu-tunggu setiap orang untuk menghilangkan kejenuhan akibat rutinitas sehari-hari, terlebih di kota besar seperti ...

Kopi Herbal Obat Kuat Untuk Mengatasi Masalah Kejantanan

Kopi Herbal Obat Kuat Untuk Mengatasi Masalah Kejantanan

Obat Herbal      

12 Jun 2019 | 1531


Kopi Herbal Obat Kuat Untuk Mengatasi Masalah Kejantanan - Kopi.. Siapa yang tidak tahu kopi. Minuman ini menjadi favorit banyak kalangan. Baik itu pria maupun wanita, tua ataupun muda. ...

Copyright © KabarCepat.com 2018 - All rights reserved