rajapress
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ketika Janji Besar Mulai Diajukan Untuk Ditagih

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ketika Janji Besar Mulai Diajukan Untuk Ditagih

3 Nov 2025
515x
Ditulis oleh : FDT

Memasuki fase satu tahun sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (20 Oktober 2024), publik dan pengamat mulai mengevaluasi: sejauh mana janji-besar yang dilontarkan dalam kampanye nyata dirasakan oleh masyarakat? Mantan calon presiden Anies Baswedan turut angkat suara, menegaskan bahwa rakyat berhak menagih (accountability) janji kampanye yang telah disampaikan.

Capaian nyata & indikator

Pemerintahan Prabowo-Gibran menampilkan sejumlah hasil awal yang bisa disebut mengarah ke arah positif:

Menurut pernyataan resmi, sejumlah program unggulan seperti “Makan Bergizi Gratis (MBG)”, “Cek Kesehatan Gratis (CKG)”, dan “Koperasi Merah Putih” telah diluncurkan. 

Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tercatat sekitar 5,12 % dengan inflasi terkendali di kisaran 2,6 %. 

Survei publik menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan tersebut cukup tinggi: lembaga ‎Poltracking Indonesia mencatat angka 78,1 % responden yang menyatakan puas. 

Namun, lembaga ‎Center for Economic and Law Studies (CELIOS) memberi nilai rendah: rata-rata 3 dari 10 untuk kinerja satu tahun, dan mayoritas responden menyebut hanya “sedikit” janji yang terealisasi. 


Kritik dan sorotan Anies Baswedan

Anies Baswedan menyoroti bahwa meskipun ada program yang berjalan, hal itu belum cukup untuk menjawab kebutuhan dasar rakyat: pekerjaan, akses pangan, dan perumahan. Ia menyatakan:

  1. “Urusan makan belum selesai, urusan kerja makin sulit, dan urusan masa depan anak muda masih gelap.” 
  2. Dalam forum dialog publik, Anies juga menegaskan bahwa rakyat bukan hanya memilih pemimpin, tetapi turut menaruh harapan pada visi dan program yang ditawarkan maka “penagihan” terhadap janji tersebut adalah hal wajar. 
  3. Pengamat kemudian mencatat bahwa menurut beberapa kajian, realisasi janji-kampanye pemerintahan baru ini baru mencapai sekitar 20 % sebuah angka yang menjadi dasar kritik Anies. 

Mengapa ada jarak antara janji dan perasaan masyarakat?

Beberapa faktor yang dapat menjelaskan perbedaan antara capaian resmi dan persepsi publik:

Program-program besar memerlukan waktu lebih panjang untuk merealisasi hingga menyentuh skala nasional dan terasa oleh masyarakat akar rumput.

Survei CELIOS dan lainnya menunjukkan bahwa banyak publik merasa bahwa kebijakan belum “menyentuh” masalah pokok, seperti pengangguran, pendidikan, dan tata kelola hukum. 

Komunikasi dan transparansi implementasi program juga menjadi sorotan: masyarakat menuntut data dan bukti nyata, bukan hanya pengumuman. Anies bahkan mendorong supaya menagih janji bukan stigma negatif tetapi bagian dari akuntabilitas demokrasi. 

Kenapa penagihan janji penting?

1. Kontrak sosial antara pemimpin dan rakyat. Janji kampanye bukan sekadar retorika, melainkan komitmen politik yang diharapkan dirasakan dampaknya.

2. Pengukuran akuntabilitas. Dengan menagih janji, publik membantu memastikan bahwa eksekusi lebih dari sekadar perencanaan.

3. Menguatkan kepercayaan publik. Jika rakyat merasakan manfaat nyata, legitimasi pemerintahan semakin kuat; sebaliknya, ketidakrasaan dapat menurunkan kepercayaan.

4. Memicu percepatan eksekusi. Tekanan publik bisa menjadi stimulus untuk mempercepat realisasi, memperbaiki hambatan birokrasi dan implementasi.

Kesimpulan

Setelah satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, boleh dibilang hasil-awal sudah terbentuk dan beberapa indikator menunjukkan arah yang positif. Namun, kritik dari Anies Baswedan dan data survei menunjukkan bahwa janji-besar kampanye belum sepenuhnya terasa oleh masyarakat dalam skala yang memuaskan.

Rakyat, sebagaimana disampaikan Anies, berhak menagih agar janji kampanye menjadi kenyataan, bukan hanya wacana.

Ke depan, penting bagi pemerintahan agar: memperkuat implementasi program di wilayah-wilayah yang belum terjangkau, memperjelas data dan angka capaian kepada publik, serta terus membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan.

Jika hal ini dilakukan, maka satu tahun berikutnya bisa menjadi momentum transformasi yang makin nyata bukan hanya dalam headline, tapi dalam kehidupan sehari-hari rakyat.

Baca Juga:
Shipper Solusi Pengiriman Barang dan Jasa Pergudangan Yang Praktis, Aman dan Nyaman Untuk Bisnis

Shipper Solusi Pengiriman Barang dan Jasa Pergudangan Yang Praktis, Aman dan Nyaman Untuk Bisnis

Tips      

6 Des 2022 | 1830


Lacak paket dan Cek resi pengiriman barang sekrang ini sangatlah mudah dengan hadirnya Shipper. Dengan Shipper Anda dapat cek resi secara real time dari berbagai ekspedisi seperti JNE, RPX, ...

promosi hotel budget friendly

Menemukan Hotel Ideal Melalui Tiket.com dan Strategi Promosi yang Efektif

Tips      

10 Jun 2025 | 613


Di era digital seperti saat ini, mencari hotel yang sesuai dengan anggaran kita bukanlah hal yang sulit. Tiket.com hadir sebagai salah satu solusi untuk menemukan hotel yang ramah di ...

Tips Bikin Promo Menarik agar Follower Langsung Order Tanpa Mikir

Tips Bikin Promo Menarik agar Follower Langsung Order Tanpa Mikir

Tips      

17 Apr 2025 | 485


Saat ini, Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang paling efektif untuk mempromosikan produk. Dengan jutaan pengguna aktif setiap harinya, Anda memiliki peluang besar untuk ...

Dijamin Konten Viral Menggunakan Jasa Viral Konten

Kenapa Beberapa Konten Selalu Viral? Ini Kuncinya!

Tips      

26 Maret 2025 | 923


Dalam dunia digital, kita sering melihat beberapa konten yang dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan banyak orang. Konten yang disukai netizen memiliki daya tarik tersendiri yang ...

Bimbel Online SMP: Persiapan Ujian Nasional yang Lebih Efektif

Bimbel Online SMP: Persiapan Ujian Nasional yang Lebih Efektif

Pendidikan      

8 Maret 2025 | 555


Di era digital ini, metode pembelajaran telah bertransformasi secara signifikan, termasuk dalam dunia pendidikan tingkat menengah pertama (SMP). Salah satu tren yang berkembang pesat adalah ...

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ketika Janji Besar Mulai Diajukan Untuk Ditagih

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ketika Janji Besar Mulai Diajukan Untuk Ditagih

Tips      

3 Nov 2025 | 515


Memasuki fase satu tahun sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (20 Oktober 2024), publik dan pengamat mulai mengevaluasi: sejauh mana ...

Copyright © KabarCepat.com 2018 - All rights reserved