

Memasuki fase satu tahun sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (20 Oktober 2024), publik dan pengamat mulai mengevaluasi: sejauh mana janji-besar yang dilontarkan dalam kampanye nyata dirasakan oleh masyarakat? Mantan calon presiden Anies Baswedan turut angkat suara, menegaskan bahwa rakyat berhak menagih (accountability) janji kampanye yang telah disampaikan.
Pemerintahan Prabowo-Gibran menampilkan sejumlah hasil awal yang bisa disebut mengarah ke arah positif:
Menurut pernyataan resmi, sejumlah program unggulan seperti “Makan Bergizi Gratis (MBG)”, “Cek Kesehatan Gratis (CKG)”, dan “Koperasi Merah Putih” telah diluncurkan.
Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tercatat sekitar 5,12 % dengan inflasi terkendali di kisaran 2,6 %.
Survei publik menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan tersebut cukup tinggi: lembaga Poltracking Indonesia mencatat angka 78,1 % responden yang menyatakan puas.
Namun, lembaga Center for Economic and Law Studies (CELIOS) memberi nilai rendah: rata-rata 3 dari 10 untuk kinerja satu tahun, dan mayoritas responden menyebut hanya “sedikit” janji yang terealisasi.
Anies Baswedan menyoroti bahwa meskipun ada program yang berjalan, hal itu belum cukup untuk menjawab kebutuhan dasar rakyat: pekerjaan, akses pangan, dan perumahan. Ia menyatakan:
Beberapa faktor yang dapat menjelaskan perbedaan antara capaian resmi dan persepsi publik:
Program-program besar memerlukan waktu lebih panjang untuk merealisasi hingga menyentuh skala nasional dan terasa oleh masyarakat akar rumput.
Survei CELIOS dan lainnya menunjukkan bahwa banyak publik merasa bahwa kebijakan belum “menyentuh” masalah pokok, seperti pengangguran, pendidikan, dan tata kelola hukum.
Komunikasi dan transparansi implementasi program juga menjadi sorotan: masyarakat menuntut data dan bukti nyata, bukan hanya pengumuman. Anies bahkan mendorong supaya menagih janji bukan stigma negatif tetapi bagian dari akuntabilitas demokrasi.
1. Kontrak sosial antara pemimpin dan rakyat. Janji kampanye bukan sekadar retorika, melainkan komitmen politik yang diharapkan dirasakan dampaknya.
2. Pengukuran akuntabilitas. Dengan menagih janji, publik membantu memastikan bahwa eksekusi lebih dari sekadar perencanaan.
3. Menguatkan kepercayaan publik. Jika rakyat merasakan manfaat nyata, legitimasi pemerintahan semakin kuat; sebaliknya, ketidakrasaan dapat menurunkan kepercayaan.
4. Memicu percepatan eksekusi. Tekanan publik bisa menjadi stimulus untuk mempercepat realisasi, memperbaiki hambatan birokrasi dan implementasi.
Kesimpulan
Setelah satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, boleh dibilang hasil-awal sudah terbentuk dan beberapa indikator menunjukkan arah yang positif. Namun, kritik dari Anies Baswedan dan data survei menunjukkan bahwa janji-besar kampanye belum sepenuhnya terasa oleh masyarakat dalam skala yang memuaskan.
Rakyat, sebagaimana disampaikan Anies, berhak menagih agar janji kampanye menjadi kenyataan, bukan hanya wacana.
Ke depan, penting bagi pemerintahan agar: memperkuat implementasi program di wilayah-wilayah yang belum terjangkau, memperjelas data dan angka capaian kepada publik, serta terus membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan.
Jika hal ini dilakukan, maka satu tahun berikutnya bisa menjadi momentum transformasi yang makin nyata bukan hanya dalam headline, tapi dalam kehidupan sehari-hari rakyat.
Shipper Solusi Pengiriman Barang dan Jasa Pergudangan Yang Praktis, Aman dan Nyaman Untuk Bisnis
6 Des 2022 | 1830
Lacak paket dan Cek resi pengiriman barang sekrang ini sangatlah mudah dengan hadirnya Shipper. Dengan Shipper Anda dapat cek resi secara real time dari berbagai ekspedisi seperti JNE, RPX, ...
Menemukan Hotel Ideal Melalui Tiket.com dan Strategi Promosi yang Efektif
10 Jun 2025 | 613
Di era digital seperti saat ini, mencari hotel yang sesuai dengan anggaran kita bukanlah hal yang sulit. Tiket.com hadir sebagai salah satu solusi untuk menemukan hotel yang ramah di ...
Tips Bikin Promo Menarik agar Follower Langsung Order Tanpa Mikir
17 Apr 2025 | 485
Saat ini, Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang paling efektif untuk mempromosikan produk. Dengan jutaan pengguna aktif setiap harinya, Anda memiliki peluang besar untuk ...
Kenapa Beberapa Konten Selalu Viral? Ini Kuncinya!
26 Maret 2025 | 923
Dalam dunia digital, kita sering melihat beberapa konten yang dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan banyak orang. Konten yang disukai netizen memiliki daya tarik tersendiri yang ...
Bimbel Online SMP: Persiapan Ujian Nasional yang Lebih Efektif
8 Maret 2025 | 555
Di era digital ini, metode pembelajaran telah bertransformasi secara signifikan, termasuk dalam dunia pendidikan tingkat menengah pertama (SMP). Salah satu tren yang berkembang pesat adalah ...
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ketika Janji Besar Mulai Diajukan Untuk Ditagih
3 Nov 2025 | 515
Memasuki fase satu tahun sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (20 Oktober 2024), publik dan pengamat mulai mengevaluasi: sejauh mana ...