hijab
Nama Lain Indonesia dari Masa ke Masa sebelum Merdeka

Nama Lain Indonesia dari Masa ke Masa sebelum Merdeka

3 Sep 2020
269x
Ditulis oleh : FDT

Pastinya  kita semua sudah sangat mengenal Indonesia sebagai nama negara tempat kita tinggal sekarang ini. Nah, tahukah anda, sebelum negara kita ini memiliki nama Indonesia, ternyata pernah juga menyandang nama lain lho. Lebih tepatnya adalah ketika sebelum kemerdekaan.

Ada beberapa nama yang dimiliki oleh negara kita secara bergantian. Nama-nama ini bahkan sudah sangat populer di masa itu. Ingin tahu apa sajakah sebutan untuk Indonesia sebelum kemerdekaan? .

1. Hindia

Nama pertama diidentifikasi sebagai nama panggilan untuk Indonesia adalah Hindia. Pada akhir abad ke-15, penjelajah Portugis bernama Vasco da Gama menemukan ekspedisi Kepulauan mencari rute langsung dari Eropa ke Malabar (India). Pulau-pulau tersebut kemudian diberi nama Hindia, karena terletak tepat di sebelah Samudera Hindia. Nama "Hindia" dirancang oleh Herodotus, sejarawan Yunani kuno. Namun, nama ini pun tidak digunakan dalam waktu yang terlalu lama karena kemudian berganti menjadi nama atau sebutan lain.

2. Nederlandsch Oost-Indie

Sejak akhir abad ke-18, orang Eropa menyebut Indonesia dengan nama Nederlandsch Oost-Indie atau Nederlandsch Indie, yang berarti bahwa koloni Belanda.

Nama ini kemudian akan dikenal sebagai Hindia Belanda oleh orang Indonesia karena lebih mudah untuk mengucapkannya. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) mendirikan Hindia Belanda sebagai hasil dari nasionalisasi koloni di bawah kekuasaan Belanda.

3. Insulinde

Eduard Douwes Dekker, seorang penulis Belanda, ternyata tak menyukai jika ada beberapa negara menjuluki Indonesia dengan nama Hindia Belanda atau Nederlansch Indie ke Indonesia. Dia juga menyaksikan bagaimana sikap dan perilaku para penjajah Belanda kepada penduduk pribumi di tanah air. Bahkan, banyak diskriminasi yang pada saat itu juga terjadi.

Pria yang memiliki nama Multatuli kemudian menyarankan sebuah nama untuk mengganti julukan tersebut yakni "Insulinde" di abad ke-19 awal. Nama ini berasal dari kata "insula", yang dalam bahasa Latin berarti pulau. Oleh karena itu, kata Insulinde memiliki arti sebagai kepulauan Hindia.

4. The Malay Archipelago

Nama-nama lain yang pernah diberikan kepada Indonesia adalah "the malay archipelago”. Alfred Russel Wallace, seorang penjelajah dan ilmuwan dari Inggris, memberikan julukan berbagai wilayah seperti Malaysia, Singapura dan pulau-pulau Indonesia dengan sebutan tersebut. Nama ini digunakan pada pertengahan abad ke-18, dengan arti beberapa pulau Melayu  yang mendominasi lautan.

Alfred Russel Wallace adalah orang yang memberikan banyak pengaruh pada dunia biologi. Bahkan dirinya berhasil membuat sebuah hasil penelitian yang diingat oleh banyak orang. Penelitian tersebut adalah Hipotesis Garis Wallace. Penelitian ini lebih berkonsentrasi pada aspek pengelompokan wilayah geografi dari fauna spesies Australasia dan Asia.

5. Indunesians

Nama yang paling dekat dengan  nama Indonesia saat ini adalah "Indunesians". Jika didengar sekilas, mungkin Anda dan banyak orang akan langsung tahu bahwa kata ini merujuk pada Indonesia. Pertama kali sebutan atau julukan ini muncul di sebuah surat kabar yang berjudul "on the leading characteristics of Papuan Australian and  Malay – Polynesia nation" oleh George Samuel Windsor pada tahun 1850. Meski nama ini dekat dengan julukan Indonesia sekarang ini, nyatanya nama Indunesians pun masih mengalami beberapa perubahan kembali.

6. Nusantara

Jauh sebelum munculnya lima julukan atau sebuat diatas,  julukan Nusantara "yang digagas oleh Kekaisaran Majapahit sejak abad ke-12 sudah lebih dulu muncul ke permukaan. Nusantara ketika itu adalah sebutan untuk kekuatan daerah Majapahit di luar Jawa, yang membentang dari ujung barat Sumatera ke bagian timur Papua. Menariknya, nama nusantara ini memang tak langsung menggantikan nama Indonesia. Namun, sering pula digunakan sebagai kata yang merujuk ke negara Indonesia. Pasti anda sudah familiar dengan nama nusantara ini. 

Istilah Nusantara ini juga disebutkan oleh Mahapatih Gadjah Mada di momen Sumpah Palapa beberapa tahun silam. Bahkan, menurut sebuah sumber yang dipercaya, kata Nusantara ini juga ditemukan dalam Kitab Negarakertagama. Ini artinya memang kata Nusantara ternyata memiliki umur yang sangat tua. Namun tetap bisa eksis hingga sekarang.

Indonesia sebagai negara yang kita cintai memiliki perjalanan yang sangat panjang. Salah satunya adalah untuk urusan nama. Setiap nama memiliki filosofi yang berbeda dan maknanya sendiri sendiri sehingga harus tetap kita ingat sebagai sejarah.

Berita Terkait
Baca Juga:
Kopi Herbal Obat Kuat Untuk Mengatasi Masalah Kejantanan

Kopi Herbal Obat Kuat Untuk Mengatasi Masalah Kejantanan

Obat Herbal      

12 Jun 2019 | 1173


Kopi Herbal Obat Kuat Untuk Mengatasi Masalah Kejantanan - Kopi.. Siapa yang tidak tahu kopi. Minuman ini menjadi favorit banyak kalangan. Baik itu pria maupun wanita, tua ataupun muda. ...

Pabrik Beton Pracetak Jabodetabek Harga Murah 2019 di Megacon.id

Pabrik Beton Pracetak Jabodetabek Harga Murah 2019 di Megacon.id

Tips      

26 Apr 2019 | 1173


Pabrik Beton Pracetak Jabodetabek Harga Murah 2019 di Megacon.id - Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan untuk berbagai bangunan di Indonesia, jika dibandingkan dengan ...

Inilah Kelebihan dan Keuntungan Yang Didapat Ketika Mengikuti Lelang Online

Inilah Kelebihan dan Keuntungan Yang Didapat Ketika Mengikuti Lelang Online

Tips      

10 Apr 2021 | 33


Sekarang ini aktivitas jual beli secara online memang sedang naik daun. Mungkin Anda salah satu dari sekian banyak orang yang berdagang di dunia maya atau internet. Tidak dapat dipungkiri ...

Tips Olahraga Untuk Anda Yang Sibuk Bekerja Di Kantor

Tips Olahraga Untuk Anda Yang Sibuk Bekerja Di Kantor

Tips      

9 Sep 2019 | 512


Kesibukan seringkali dianggap sebagai biang keladi yang membuat orang malas berolahraga. Jangan jadikan kesibukan Anda sebagai alasan untuk malas berolahraga. Olahraga tidak harus selalu ...

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Tips      

1 Okt 2020 | 134


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...

6 Kelebihan Utama Menggunakan Rangka Atap Baja Ringan Untuk Bangunan

6 Kelebihan Utama Menggunakan Rangka Atap Baja Ringan Untuk Bangunan

Tips      

26 Jun 2019 | 1286


6 Kelebihan Utama Menggunakan Rangka Atap Baja Ringan Untuk Bangunan - Penggunaan rangka atap baja ringan saat ini sudah banyak digunakan oleh bangunan-bangunan seperti perkantoran, ...

Copyright © KabarCepat.com 2018 - All rights reserved