UMP DKI 2013 Ditetapkan, Ratu Atut: Banten tak Mutlak Ikuti Jakarta
Penegasan itu diungkapkan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Serang, Banten, Senin (5/11/2012). Menurut Atut, kondisi Banten sangat berbeda dengan Jakarta maupun Jabar. Sebab, Gubernur DKI bisa langsung mengeluarkan surat keputusan (SK) dan menetapkan UMP secara langsung.
"Di Banten, gubernur hanya bisa mengeluarkan SK atas usulan dari bupati dan wali kota. Kita (Banten) tidak akan mutlak mengikuti UMP DKI," ujarnya.
Atut melanjutkan, penetapan UMP tetap berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL) yang nanti dikembalikan ke daerah. Selain itu, UMP BAnten selama ini mengacu hasil survei KHL (kebutuhan hidup layak). Sayangnya, dalam sejumlah survei KHL, Banten menempati posisi lebih rendah dibanding KHL Jakarta.
(ASR/ASR)


nurdin - Senin, 26 November 2012 10:24
Saya setuju gandi...tapi itu uang semua ???
jay - Sabtu, 24 November 2012 09:45
saya setuju dngn ibu,emang bntn hrs beda ump dr jakarta,pastinya lbh tinggi dong
Rizky - Kamis, 22 November 2012 22:12
Klo ibu gubernur d gaji 2 jta mw ga?? Psti ga mw.. Y sma bu kita2 jg ga mw...
Jumbadi - Rabu, 14 November 2012 13:23
Yaa ump banten harusnya lebih besar dki.akur mas broo
Sutrisna - Selasa, 13 November 2012 11:22
Kayanya Ibu Gubernur mengerti maksud kawan2 pekerja di Banten, UMP Banten tidak sama dgn UMP DKI, dan untuk tahun 2013 Ibu Gubernur pasti berani menetapkan UMP Banten lebih tinggi dari UMP DKI..
roni joki - Jumat, 09 November 2012 14:15
Ya sama aja maksud ente kaga sama sama DKI cuma harus lebih besar dari DKI kan banten Haduuuh borokokok gandi....
gandi - Senin, 05 November 2012 21:53
Saya setuju dengan ibu gubernur banten bahwa UMP Banten tidak mutlak harus sama dgn UMP DKI karena banten UMK nya harus lebih tinggi dari UMP DKI